Website Resmi Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang

DLH Kota Pangkal Pinang dan Pertamina IT Pangkal Balam Bersinergi dalam Pelatihan Budidaya Lebah Kelulut dan Pengolahan Madu Berkelanjutan

0

Kamis, 21 Mei 2026, DLH Kota Pangkal Pinang dan Pertamina IT Pangkal Balam bekerja sama dalam menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Lebah Kelulut dan Pengolahan Madu Berkelanjutan di Kebun Raya Tua Tunu Kota Pangkal Pinang. Pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkal Pinang yang baru dilantik, yaitu Fahrizal, S.T., M.M., Pjs Integrated Terminal Manager Pangkal Balam yang diwakili oleh Devraldo Sandhika selaku Suvervisor I SSGA, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkal Pinang dan Staf, Pegawai Kebun Raya Tua Tunu, serta lima orang dari Tim Koloni Babel Sinergi.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkal Pinang mengucapkan terima kasih dan berharap kerja sama dengan CSR Pertamina IT Pangkal Balam dalam kegiatan kemajuan Kebun Raya Tua Tunu dapat terus berjalan. Begitu pula dengan sambutan oleh Perwakilan Pertamina yang selaras dengan harapan Kepala Dinas.

Setelah foto bersama, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Widi Prayogo yang merupakan narasumber dari pelatihan ini. Pemaparan materi sangat lengkap, dimulai dari alasan dan tujuan Budidaya Lebah Kelulut, pengertian dari Lebah Kelulut dan jenisnya, keunggulan, dampak lingkungan, hingga persiapan usaha. Materi selanjutnya, yaitu cara memulai usaha, perawatan koloni, cara pemanenan madu, kegiatan pasca panen, gambaran peluang pasar, potensi harga, serta strategi bisnis dan penjualan. Kegiatan berlangsung seru dengan adanya banyak feedback berupa pertanyaan dari para peserta, dan pembagian doorprize. Tidak hanya teori, setelah Ishoma kegiatan berlanjut dengan praktik split koloni secara langsung serta pengembangbiakan lebah. Kemudian dilanjutkan praktik panen madu dan penyampaian produk-produk madu. Harapannya setelah pelatihan ini, peserta pelatihan terutama pegawai Kebun Raya Tua Tunu mampu mengolah 18 koloni yang sudah ada dengan optimal sehingga bisa menghasilkan produk madu yang menjadi salah satu unggulan dan nilai tambah Kebun Raya Tua Tunu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.